Saturday, 5 April 2014

m-commerce

Topik - Topik Lanjutan
"Mobile Commerce"

Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134
Definisi Mobile Commerce
M-Commerce telah dianggap sebagai salah satu dari konsep-konsep ini ,sebuah teknologi , product , atau service ,atau sebagai kombinasi dari ketiganya.
Technology ; Penggunaan dari telepon genggam untuk komunikasi , menginformasikan , bertransaksi dan entertain dengan menggunakan text dan data via koneksi ke jaringan public dan private.
Product ; M-Commerce adalah aplikasi komersial yang ditawarkan dalam medium elektronik dari transaksi bisnis yang diluncurkan pada sebuah platform
Service ; segala transaksi dengan nilai monetary (uang) yang dilakukan melalui jaringan mobile communication
Interaction of technology,product and services ; jual-beli barang , informasi dan jasa tanpa  batasan lokasi dengan telepon genggam yang menggunakan koneksi nirkabel untuk memulai komunikasi antar pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikan transaksi.
M-Commerce vs M-Business

M-business adalah penggunaan telepon atau media nirkabel untuk aktivitas bisnis dalam sebuah firma baik itu internal atau external , berhubungan dengan customer mereka , supplier , partner atau stakeholder lain.

M-Business mencakup aplikasi ponsel untuk keuangan dan akuntansi , marketing , sumber daya manusia , pengadaan barang , manufaktur , transportasi dan logistik , etc ..

Fitur atau Karakteristik dari Mobiles

Ubiquity ; merupakan gagasan bahwa pengguna dari perangkat dapat mengakses sumber daya yang diperlukan dari dan di mana saja . 

Personalisasi ; merupakan gagasan bahwa perangkat mobile secara unik mendefinisikan user mereka. Untuk mengakses jaringan mobile , smartphone dan tablet memanfaatkan jaringan seluler dan menggunakan Subsciber Identification Module ( SIM Card )

Localization ; diaktifkan dengan fakta bahwa perangkat mobile dapat di geolokasikan . Dengan kata lain , smartphone modern yang menggabungkan penerima GPS , dapat mengkomunikasikan posisi mereka ke aplikasi software yang berjalan di smartphone tersebut. 

Keuntungan dari Mobiles

Operational ; berhubungan dengan penurunan koordinasi dan pencarian biaya dalam pengiriman produk , barang  dan jasa di pasar 

Peningkatan ketepatan waktu dan efisiensi 

Relational ; terkait dengan manfaat perbaikan komunikasi dan hubungan antar aktor-pembeli , pelanggan , penjual  dan pemasok yang terlibat dalam transaksi yang dilakukan melalui ponsel

Disintermediation ; Komunikasi secara langsung

Strategic; berhubungan dengan manfaat yang meningkatkan jangkauan pasar (akses ke pasar baru) dan komitmen serta performa dari pelaku yang terlibat dalam transaksi yang dilakukan melalui ponsel 

Memperdalam hubungan , loyalitas , serta retensi pelanggan.

Adopsi Penggunaan M-Commerce

Adopsi penggunaaan M-Commerce mengacu pada proses pemanfaatan teknologi mobile dan layanan yang diberikan pada perusahaan dan pengguna pribadi

Adopsi penggunaan M-Commerce memerlukan sebuah keputusan untuk dapat menerima dan menggunakan perangkat Mobile

Difusi dari Hasil Inovasi

Difusi adalah proses dimana suatu inovasi dikomunikasikan melalui saluran tertentu dari waktu ke waktu di antara para anggota suatu sistem sosial . Berikut adalah faktor-faktor yang mempengerahui difusi dari inovasi

  • Pengetahuan
  • Persuasi
  • Keputusan
  • Pelaksanaan
  • Konfirmasi

Adopsters pada M-Commerce

Pengguna Teknologi pada saat ini cenderung lebih tertarik pada fitur teknologi yang mereka adopsi. Adopter dalam Mobile Commerce sebagai  pengguna teknlogi cenderung dipengaruhi oleh karakteristik teknologi jasa pada M-Commerce

Adopters pada Mobile Commerce lebih  sekedar pengguna teknologi saja, tetapi juga merupakan bagian dari jaringan bisnis sosial  dari lingkungan seperti teman, keluarga , dan rekan kerja.

Berikut adalah karakteristik dari Mobile Service Provider :
Reputasi dari penyedia layanan
Marketing dan strategi permasaran yang digunakan
Network dan infrastruktur penyedia layanan 

Berikut adalah karakteristik dari konsumen  :
Pengetahuan dari adopter 
Tingkat pemasukan atau income dari adapter dan juga ketersediaan sumber daya yang digunakan pada layanan mobile

Tren dalam M-Commerce
Pada saat ini 30 persen pengguna ponsel di dunia tinggal di India dan China. Bahkan pada tahun 2012 terdapat lebih dari 1 miliar subscriber  di Cina dan India. Kemudian sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa pengguna tablet dapat menghabiskan waktu 54 persen lebih lama dibandingankan dengan menggunakan komputer

Saat ini kita juga dapat menikmati pembayaran dengan via mobile karena semakin berkembangnya tren Mobile Commerce

Mobile Wallet  :  layanan yang memungkinkan pengguna dalam menyimpan alat pembayaran di dalam mobile

NFC  : layanan yang memberikan fasilitas pertukaran data antara perangkat mobile  yang berada di dekat satu sama lain. NFC bersifat contactless

REFERENCES
http://vivaafricamobile.files.wordpress.com/2012/09/ugbs609session4.pdf


Monday, 31 March 2014

e marketing

“E-Marketing”



Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134

E-Marketing
E-Marketing pada dasarnya adalah setiap kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online melalui penggunaan teknologi internet

Ini terdiri dari tidak hanya iklan yang ditampilkan pada situs web, tetapi juga jenis aktivitas online seperti email dan jaringan sosial lainnya.

Prinsip landasan e-marketing
  • Kedekatan. perubahan web di kecepatan yang sangat cepat dan pengguna online, yang mengharapkan update terhadap informasi
  • Personalisasi. Pelanggan online yang bersifat individu yang ingin ditangani secara pribadi.
  • Relevansi. komunikasi online harus menarik dan relevan bagi pembaca.
Tren e-marketing
  • Social media marketing. Media sosial yang menyediakan tempat untuk pengguna mempromosikan dan menjual barang nya seperti facebook, twitter, dsb,
  • Viral marketing. bentuk pemasaran ini melibatkan penyebaran eksponensial pesan pemasaran online dari mulut ke mulut.
  • Brand as product. lebih dari sebelumnya, merek menciptakan pesona dan identitas dari produk yang mereka jual. Ruang online memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi dan berkomunikasi untuk memperkenalkan merek secara personal dan langsung.
  • Ad Fatique. Iklan pada media online yang terbuka sendiri tanpa harus dibuka oleh pengguna, seperti pop-up dsb.
  • Targeting. Hampir semua iklan online mencapai target spesifik pembaca.
Mengapa harus online ads?
  • Pasar jual dan kompetitor sudah berada pada online
  • Pengguna web menginginkan kenyamanan yang tinggi dan informasi langsung melalui media online
  • Pelanggan berubah-ubah. pesaing anda mudah untuk menemukan orang melalui online, calon pelanggan akan berpaling kepada penjual lain
  • Periklanan online lebih murah dan penargetan kepada pelanggan akan lebih terfokuskan
Technology and Convergence
Convergence adalah proses dimana banyak teknologi bergabung menjadi satu , contoh convergence yang terbaik adalah pada smartphone dimana bisa digunakan untuk telepon, camera, browser dan calender 

Convergence juga dapat terjadi pada beberapa device yang kelihatan tidak berhubungan seperti pada kulkas smart yang didalamnya terdapat procesor komputer dan koneksi internet

Marketing tactics in unison
1. Teknik pemasaran online sama dengan teknik tradisional
  • Word of mouth > viral marketing  
Marketing secara traditional bergantung pada kekuatan brand untuk disebarkan dari mulut ke mulut . Begitu juga dengan teknil viral di internet misalnya melalui media facebook  ,contohnya saja bila 1 orang memiliki 100 teman dan teman itu menyebarkan linknya lagi, maka berita tersebut akan tersebar dengan sangat cepat dan luas
  • Physical office > website 
Website bisa diangap juga seperti tampilan kantor kita, dengan adanya website customer yang mengunjungi bisa melakukan berbagai aktifitas seperti online shopping dan customer service
  • Direct postal mail > email 
Email itu tertarget dan bersifat pribadi sama dengan surat tradisional , selain itu kelebihanya adalah email lebih murah dan cepat dimana tidak ada pencetakan dan biaya kirim.  
2. Menyatukan taktik secara keseluruhan
  • Email berlangGanan yang ada harus dihubungkan dengan website atau profile media sosial kita 
  • Periklanan secara online membawa trafik pegunjung ke web kita dan memberikan informasi tentang brand/ produk kita dalam beberapa kata saja
  • Mengunakan kata kata yang tepat untuk mempromosikan website yang ada dan memastikan ikan kita tampil untuk orang yg tepat
  • Social media bisa memberikan viral marketing dari mulut ke mulut dan membuat brand kita lebih personal 
3. Planning is essential
  • Teknik pemasaran online marketing yang tidak terstruktur sama dengan berjalan menuju kehancuran dan kegagalan 
  • Tidak bisa hanya mengharapkan membuat website dan customer dapat datang dengan sendirinya 
  • Tanpa planing , budgeting dan management strategi internet marketing yang dilakukan akan gagal
Summary
Belajar mengenai pemasaran dengan menggunakan media digital beserta komponen-   komponen lainnya

Belajar tentang sejarah pemasaran internet, beserta perusahaan yang menggunakan pemasaran dengan via internet

Belajar mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada pemasaran via internet di masa depan
Menemukan dan belajar mengenai bagaimana cara mengintegrasikan semua bagian komponen yang digunakan untuk memasarkan product via internet


Monday, 24 March 2014

e-learning

“E-Learning”



Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134

E-Learning
E-Learning adalah sering disebut dengan penggunaan jaringan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengajar dan melakukan pembelajaran.

E-Learning termasuk ke dalam pembelajaran online, pembelajaran virtual, pembelajaran menyebar, jaringan dan basis web, pada dasarnya, mereka semua merujuk pada proses pendidikan

E-Learning modalities
  • Individualized self-paced e-learning online
  • Individualized self-paced e-learning offline
  • Group-based e-learning synchronously
  • Group-based e-learning asynchronously

Individualized self-paced e-learning online
Merujuk kepada situasi dimana pelajar individual mengakses sumber daya pembelajaran seperti database atau isi konten menggunakan intranet atau internet.
Contoh tipikal tipe ini adalah pelajar belajar sendiri atau melakukan beberapa penelitian di internet atau jaringan lokal

Individualized self-paced e-learning offline
Merujuk kepada situasi dimana pelajar individual menggunakan sumber daya pembelajaran seperti database atau penggunaan komputer untuk paket pembelajaran secara offline (tidak terhubung dengan intranet atau internet). Contoh nya adalah pelajar bekerja sendiri dengan menggunakan drive keras, CD atau DVD

Group-based e-learning synchronously
Merujuk kepada situasi dimana sekumpulan pelajar bekerja bersama di saat bersamaan menggunakan intranet atau internet. Ini juga termasuk kedalam konferensi dan satu atau dua cara audio dan konferensi video. Contoh nya adalah pelajar terhubung saat melakukan chat atau konferensi video-audio

Group-based e-learning asynchronously
Merujuk kepada situasi dimana sekumpulan pekerja bekerja pada intranet dan internet dimana pertukaran antar partisipan terjadi dengan penundaan waktu (tidak terjadi saat itu). Contoh dari jenis aktivitas ini adalah diskusi online menggunakan fasilitas email dan konferensi dengan menggunakan sistem manajemen pembelajaran

Contemporary trends in e-learning
Perkembangan minat dalam e-learning berasal dari beberapa direksi. Ini termasuk organisasi yang telah secara tradisional menawarkan program pendidikan jarak jauh baik dalam pengaturan secara tunggal, ganda atau campuran. 

Mereka melihat penggabungan pembelajaran online dalam repertoar sebagai kepanjangan secara logik bagi kegiatan pendidikan mereka.

Perkembangan e-learning secara langsung berhubungan dengan meningkatnya akses untuk teknologi informasi dan komunikasi serta mengurangi biaya

Kapasitas dari teknologi informasi dan komunikasi mendukung sumber daya pembelajaran multimedia dan mengajar juga bersangkutan dengan perkembangan minat dalam e-learning. Meningkatnya jumlah guru semakin menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pengajaran mereka.

Attributes of e-learning
  • Fleksibilitas untuk mendapatkan informasi tersebut mampu dipenuhi teknologi informasi
  • Akses elektronik ke berbagai bahan berbasis multimedia dapat mereka aktifkan.

Fleksibilitas untuk mendapatkan informasi tersebut mampu dipenuhi teknologi informasi
Atribut kunci untuk teknologi informasi dan komunikasi adalah kemampuan untuk memungkinkan akses fleksibel dalam mendapatkan informasi dan sumber daya berbasis web.
Akses fleksibel artinya dapat mengakses dan menggunakan sumber daya informasi pada setiap waktu, tempat dan kecepatan akses yang cepat

Akses elektronik ke berbagai bahan berbasis multimedia dapat mereka aktifkan.
Teknologi informasi dan komunikasi juga memungkinkan untuk mengembil dan menyimpan berbagai tipe informasi termasuk media cetak, audio dan video. 
Teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan akses ke konten yang tidak mungkin dapat kita temukan jika kita hanya melihat melalui media cetak atau ruang kelas

Summary
E-Learning dapat dikategorikan menjadi 4 cara berbeda:
Individualized self-paced e-learning online,
Individualized self-paced e-learning offline,
Group-based e-learning synchronously and
Group-based e-learning asynchronously.

E-learning juga terdiri dari kombinasi jenis kegiatan pembelajaran yang terdahulu.

E-Learning berkembang dalam popularitas di berbagai area dan tingkat pendidikan dan pelatihan

Atribut penting pada e-learning adalah fleksibiltas waktu, tempat dan kecepatan dalam belajar

E-learning memberikan peluang untuk desain lingkungan belajar yang otentik, masih terletak di dalam konteks pengajaran, dan juga berbasis masalah dalam rangka untuk memungkinkan memecahkan masalah yang ada berdasarkan pengalaman yang pernah dilakukan



Thursday, 13 March 2014

cloud computing

Topik – Topik Lanjutan
“Cloud Computing”

Kelompok 4
Nama Anggota:
Hendrik – 1501149213
Andreas – 1501143840
Dennis Chandra - 1501149831
Widianto – 1501156963
Jason– 1501167134



Pengantar Cloud Computing
Bila Anda menyimpan foto online bukan pada komputer di rumah Anda , atau menggunakan webmail atau situs jejaring sosial , Anda sedang menggunakan layanan " cloud computing". jika Anda adalah sebuah organisasi, dan Anda ingin menggunakan fitur computer misalnya, layanan faktur online beserta memperbarui in- house yang Anda telah gunakan selama bertahun-tahun, maka layanan faktur online tersebut adalah  layanan " cloud computing". Cloud computing mengacu pada pengiriman sumber daya komputasi melaluiInternet. Baik menjaga data pada hard drive sendiri atau memperbarui aplikasi untuk kebutuhan Anda, Anda menggunakan layanan melalui Internet, di lain lokasi, untuk menyimpan informasi atau menggunakan aplikasi.
Cloud Computing
Cloud computing adalah pengiriman layanan komputasi melalui Internet. Layanan ini memungkinkan individu dan bisnis untuk menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras yang dikelola oleh pihak ketiga di lokasi terpencil. Contoh layanan cloud yangtermasuk penyimpanan berkas online, situs jejaring sosial , webmail , dan aplikasi bisnis online. Model komputasi cloud memungkinkan akses informasi dari sumber daya computerdari mana saja jika koneksi jaringan tersedia. Cloud computing menyediakan sumber daya bersama, termasuk ruang penyimpanan data, jaringan , kekuatan pemrosesan komputer, dan aplikasi perusahaan dan pengguna khusus . Definisi berikut adalah cloud computing yangtelah dikembangkan oleh US National Institut Standar dan Teknologi (NIST ) :
Cloud computing adalah model untuk memungkinkan kenyamanan , jaringan on-demand akses ke sumber daya komputasi yang terkonfigurasi ( misalnya , jaringan ,server , penyimpanan, aplikasi , dan layanan ) yang dapat dengan cepat ditetapkandan dirilis dengan upaya manajemen yang minimal atau interaksi penyedia layanan . Model cloud ini mendorong ketersediaan dan terdiri dari lima karakteristikpenting, tiga model layanan , dan empat penyebaran model.
Karakteristik
Karakteristik dari cloud computing termasuk self-service sesuai dengan permintaanakses jaringan yang luas , menyatukan sumber daya , elastisitas cepat dan layanan yang terukur . On-demand self-service berarti bahwa pelanggan (biasanya organisasi) dapat meminta dan mengelola sumber daya komputerisasi mereka sendiri . Akses jaringan yang luas memungkinkan layanan yang akan ditawarkan melalui Internet atau jaringan pribadi .Penyatuan sumber daya berarti bahwa pelanggan dapat menarik informasi dari sumber daya komputasi, biasanya di pusat-pusat data remote . Layanan dapat dalam skala besar atau lebih kecil , dan penggunaan layanan dapat terukur.
Bagaimana Anda bisa menggunakan Cloud Computing?
Cloud Computing memungkinkan Anda untuk mengakses informasi dari mana saja dan kapan saja. Sedangkan setup komputer tradisional mengharuskan Anda untuk berada di lokasi yang sama dengan perangkat penyimpanan data Anda, namun Cloud Computing menghilangkan langkah itu. Cloud Computing menghilangkan kebutuhan bagi Anda untuk berada di lokasi fisik yang sama sebagai perangkat keras yang menyimpan data Anda.
Hal ini sangat berguna untuk bisnis yang tidak mampu membayar jumlah yang sama hardware dan ruang penyimpanan sebagai perusahaan yang besar. Perusahaan kecil juga dapat menyimpan informasi mereka di cloud , menghilangkan biaya pembelian dan menyimpan perangkat memori . Selain itu , karena Anda hanya perlu membeli sejumlah ruang penyimpanan yang Anda akan gunakan, bisnis dapat membeli lebih banyak ruang atau mengurangi iuran mereka sehingga bisnis mereka dapat semakin bertumbuh.
Salah satu persyaratan untuk cloud computing adalah bahwa Anda harus memiliki koneksi internet untuk mengakses nya. Ini berarti bahwa jika Anda ingin melihat dokumen tertentu yang telah disimpan di cloud computing, Anda harus terlebih dahulu membangun koneksi internet baik melalui internet nirkabel atau kabel atau koneksi broadband mobile. Manfaat nya adalah Anda dapat mengakses dokumen yang sama dari manapun Anda berada dengan perangkat yang dapat mengakses internet. Perangkat ini bisa menjadi desktop, laptop , tablet , atau telepon . Hal ini juga dapat membantu bisnis Anda untuk berfungsi lebih lancar karena siapa saja yang dapat terhubung ke internet dan cloud Anda dapat bekerja pada dokumen, mengakses perangkat lunak, dan menyimpan data. Contohnya adalah kita dapat men-download dokumen pdf melalui smartphone untuk meninjau daripada harus mampir kantor untuk mencetak atau meng-upload ke laptop Anda. Ini adalah kebebasan yang Cloud computing dapat sediakan untuk Anda atau organisasi Anda .
Service Model
Service Model Cloud Computing terdiri dari 3 yaitu sebuah Software yang berupa sebuah Service (SaaS), Platform sebagai sebuah Service (PaaS) dan Infrastruktur sebagai sebuah Service (IaaS). Dalam Model Software sebagai sebuah Service, aplikasiperangkat lunak , beserta sistem operasi yang diperlukan , hardware , dan jaringan sudah tersedia. Pada PaaS , sebuah sistem operasi , perangkat keras , dan jaringan tersedia dan pelanggandapat menginstal atau mengembangkan perangkat lunak dan aplikasi sendiri. Model IaaS menyediakan hanya perangkat keras dan jaringan saja, pelanggan sendiri yang menginstal atau mengembangkan sistem operasi, perangkat lunak dan aplikasi .
Deployment of Cloud Services
Cloud Service biasanya dibuat dan tersedia via cloud privatecommunity cloud ,public cloud atau hybrid cloud  .
 Secara umum , layanan diberikan oleh public cloud banyak ditawarkan di Internet,dimiliki dan dioperasikan oleh penyedia layanan cloud. Beberapa contoh yang termasuklayanan yang ditujukan untuk masyarakat umum , adalah layanan penyimpanan foto online , layanan  e –mail , atau situs jejaring sosial . Namun, layanan untuk perusahaan juga dapatditawarkan dalam public cloud .
 Dalam private cloud , infrastruktur cloud dioperasikan hanya untuk spesifikorganisasi , dan dikelola oleh organisasi atau pihak ketiga.
Dalam community cloud , layanan ini dibagi oleh beberapa organisasi dan hanyatersedia untuk kelompok-kelompok tersebut. Infrastruktur dapat dimiliki dan dioperasikan oleh organisasi atau oleh penyedia layanan cloud.
Sebuah Hybrid Cloud adalah kombinasi dari metode yang berbeda dari sumber daya (Misalnya untuk, menggabungkan publik cloud dan community cloud ).                                                                        
Mengapa layanan cloud populer
Layanan cloud populer disebabkan karena cloud dapat mengurangi biaya dan kompleksitas dalam mengoperasikan computer dan jaringan. Pengguna cloud tidak perlu berinvestasi dalam infrastruktur teknologi informasi, pembelian perangkat keras, atau membeli lisensi software, manfaat nya biaya di muka rendah, pengembalian investasi yang cepat, penyebaran cepat, kustomisasi, penggunaan  yang fleksibel, dan solusi yang dapat memanfaatkan inovasi baru. Selain itu, penyedia cloud yang memiliki spesialisasi di daerah tertentu (seperti e-mail) dapat membawa layanan canggih yang dimana suatu perusahaan mungkin tidak mampu membeli atau mengembangkan nya.
Beberapa manfaat lain bagi pengguna adalah dari segi skalabilitas, keandalan dan juga efisiensi
·         Skalabilitas yaitu komputerisasi awan menawarkan pemprosesan dan penyimpanan yang tidak terbatas
·         Handal karena memungkinkan akses ke aplikasi dan dokumen di mana saja di dunia melalui internet
·         Efisien karena memungkinkan organisasi untuk membebaskan sumber daya untuk fokus pada inovasi pengembangan produk
Manfaat lain yang potensial adalah informasi pribadi mungkin akan lebih terlindungi dalam cloud. Secara khusus, cloud computing dapat meningkatkan upaya untuk membangun perlindungan privasi ke dalam teknologi dari awal dan penggunaan mekanisme keamanan yang lebih baik. Cloud computing akan memungkinkan akuisisi TI yang lebih fleksibel dan meningkat, yang mungkin mengizinkan penyesuaian prosedur berdasarkan sensitivitas data. Meluasnya penggunaan cloud juga dapat mendorong standar terbuka untuk cloud computing yang akan membentuk keamanan data dasar fitur umum di berbagai jasa dan penyedia. Cloud computing juga memungkinkan untuk jejak audit yang lebih baik. Selain itu, informasi di awan tidak dengan mudah hilang (misalnya jika dibandingkan dengan dokumen kertas atau hard drive).
Potensi risiko privasi
Selain ada manfaat, ada juga masalah privasi dan keamanan pada cloud computing. Maslaah tersebut adalah data yang di jelajahi melalui Internet dapat di akses siapapun dan disimpan di lokasi tertentu. Selain itu, penyedia cloud sering melayani beberapa pelanggan secara bersamaan, semua ini dapat meningkatkan skala kemungkinan pelanggaran, baik disengaja maupun tidak disengaja. Kekhawatiran ini telah dikemukakan oleh banyak peneliti bahwa cloud computing dapat menyebabkan "function creep" - penggunaan data oleh penyedia cloud computing yang tidak terantisipasi ketika informasi itu dikumpulkan secara original dan tidak ada nya persetujuan untuk mengakses. Mengingat betapa murah nya biaya untuk menyimpan data, makan ada sedikit insentif untuk menghapus informasi dari cloud dan mencari berbagai alasan untuk melakukan hal hal tersebut. Masalah keamanan, kebutuhan untuk memisahkan data penting ketika berhadapan dengan penyedia yang melayani beberapa pelanggan, penggunaan sekunder potensi data - ini adalah hal bagi organisasi yang harus diingat ketika mempertimbangkan penyedia cloud computing dan saat negosiasi kontrak atau meninjau persyaratan layanan dengan penyedia cloud computing tersebut. Mengingat juga organisasi yang mentransfer informasi ini kepada penyedia harus terlindungi, ini dibutuhkan untuk memastikan bahwa informasi pribadi ditangani dan tidak dapat tercuri.
Privasi bukan penghalang tetapi harus dipertimbangkan
Perlindungan Informasi Perosnal dan Undang-undang dokumen elektronik ( aturan PIPEDA ) tidak mencegah organisasi untuk mentransfer informasi pribadi kepada sebuah organisasi dalam yurisdiksi lain untuk diproses.
Namun, aturan PIPEDA menetapkan aturan yang mengatur transfer mereka - terutama sehubungan dengan mendapatkan persetujuan untuk pengumpulan, penggunaan dan pengungkapan informasi pribadi, mengamankan data , dan memastikan akuntabilitas atas informasi dan transparansi dalam hal praktek.
Kesimpulan nya
·         Cloud computing memberikan berbagai keuntungan bagi organisasi dan perorangan
·         Ada masalah yang harus dihadapi pada sekuritas dan privasi
·         Bila mengunakan jasa cloud, hal yang harus diperhatikan adalah informasi pribadi kita dan customer dapat dijaga dengan sebaik baiknya
·         Mereview isi dari perjanjian dalam kontrak dengan hati hati dan juga meminta provider untuk dapat memenuhi kebutuhan yang kita inginkan